Ujian Nasional-Budiyono Dion,
Masih Perlukah
UN Dilaksanakan?
Sebuah pertanyaan yang perlu jawaban; masih perlukah
UN dilaksanakan?
Timlo.net.- Pakar pendidikan yang juga Guru
Besar Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof Dr Harun Joko
Prayitno menyatakan, ujian nasional (UN) masih diperlukan sebagai tolok ukur
dan evaluasi kegiatan belajar dan mengajar di sekolah.
“Kalau UN dihapus, harus ada instrument
evaluasi pengganti UN,” jelas Prof Harun Joko Prayitno kepada Timlo.net melalui
telepon seluler di Kampus UMS, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (22/11).
Sebab bagaimanapun juga, menurut Harun,
kemampuan dan kompetensi siswa harus tetap ada tolok ukurnya. Termasuk pula
proses
pembelajaran juga perlu ada evaluasi. Kalau tidak ada tolok ukur, lalu
target apa yang dicapai dari proses pembelajaran di sekolah.
Kalau tidak ada tolok ukur, menurut Harun
yang juga Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, berarti satu
bentuk pemanjaan terhadap peserta didik. Karena itu, UN atau ujian lainnya apa
namanya tetap masih diperlukan sebagai alat ukur penyelenggaraan kegiatan
belakar di sekolah.
Dengan demikian, UN atau bentuk ujian yang
sejenis, masih diperlukan untuk mengukur dan mengevaluasi kegiatan belajar dan
mengajar di sekolah. Tetapi, jika UN untuk menetukan kelulusan, perlu
dipertanyakan.