Ujian Nasional-Budiyono Dion.
ITS Surabaya Menciptakan Mesin Cetak dan Fotokopi Huruf
Braille
Selangkah kemajuan di bidang mesin cetak dan
fotocopi diraih ITS Surabaya. Belum lama ini ITS Surabaya berhasil membuat
mesin cetak dan fotocopi huruf Braille. Hal ini sangat bermanfaat bagi
penyelenggaraan Ujian Nasional ketika ujian nasional kekurangan soal ujian
dalam distribusinya.
SURYA Online dalam publikasinya menyatakan, Ketika
ujian nasional (unas) SMP/SMA berlangsung sering ditemukan panitia yang
kelabakan akibat kekurangan soal atau soal rusak.
Dalam ujian bagia siswa normal hal itu tidak jadi
masalah karena tinggal memfotokopi soal lalu diserahkan ke peserta. Tetapi bila
ujian untuk siswa tuna netra, hal ini menjadi masalah besar karena selama ini
belum ditemukan mesin fotokopi huruf braille.
Inilah yang mengilhami para peneliti Teknik Elektro
ITS Surabaya menciptakan mesin cetak dan fotokopi huruf braille.
Dari dua mesin ini, baru mesin cetak huruf braille
yang selesai pengerjaannya. Sementara untuk mesin fotokopi dalam tahap riset.
Mesin cetak braille karya Teknik Elektro ITS ini
sangat berbeda dengan mesin serupa produk luar negeri seperti Norwegia. Desain
mesin ini dirancang khusus dengan spare part asli dalam negeri.
"Saat ini kami memakai local content 85 persen.
Hanya penarik kertasnya saja yang masih import dari Amerika. Tetapi inipun
sudah kami buat dan tahun depan akan
kami pasang sehingga 100 persen local content,"kata Hendra Kusuma,
humas penelitian saat ditemui di kampusnya, Rabu (8/10/2014).
Pemenuhan kebutuhan sendiri
dari hasil karya sendiri akan lebih baik daripada ketergantungan pada asing. Kita
dorong inovasi baru anak bangsa untuk mencukupi kebutuhan sendiri. Lebih baik
karya sendiri daripada karya asing. Inilah harapan kemandirian bangsa ini,
menjadi Negara yang mampu berdiri di atas
kaki sendiri alias berdikari.