Ujian Nasional-Budiyono Dion
Gagal UN Siswa Enggan Mengikuti Ujian Kesetaraan
Sejumlah siswa yang gagal dalam
Ujian Nasional (UN) enggan mengikuti Ujian kesetaraan karena malu. Ujian
Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK), statusnya dinggap lebih rendah dibanding
UN reguler.
Peserta UNPK periode kedua di Dinas
Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, 20 sampai 22 Agustus mendatang, lebih banyak
didominasi para warga belajar yang gagal lulus pada ujian periode pertama.
Warga belajar adalah sebutan bagi siswa yang mengikuti pendidikan non formal di
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Pernyataan Sekretaris UN Disdikpora DIY, Agus Mujiharjo yang
dilansir tribunnews.com, menyebutkan, "Seperti tradisi sebelumna, UNPK
hanya diikuti peserta warga belahar dan bukan siswa reguler yang gagal lulus UN"
Sabtu (19/7/2014).
Agus menduga, keenganan siswa
pendidikan formal untuk mengambil kesempatan pada UNPK disebabkan rasa malu
yang mereka alami ketika mengambil jalur tersebut. Padahal, pemerintah telah
menetapkan adanya unsur kesetaraan bagi jalur reguler maupun non formal.